Dalam penyusunan
rancangan penelitian skripsi atau tesis, ada sejumlah hal penting yang harus diperhatikan agar penelitian memiliki
kredibilitas akademik, relevansi ilmiah, dan kelayakan praktis. Berikut kerangka yang bisa menjadi panduan:
🎯 Prinsip Utama
Kejelasan masalah penelitian
Rumuskan masalah yang spesifik, relevan dengan bidang ilmu, dan memiliki urgensi akademik maupun praktis.
Keterkaitan dengan teori dan penelitian terdahulu
Landasan teori harus kuat, menunjukkan posisi penelitian dalam peta ilmu.
Tujuan dan manfaat penelitian
Nyatakan tujuan secara eksplisit (umum dan khusus), serta manfaat akademis dan praktis.
Kesesuaian metode dengan masalah
Pilih metode penelitian (kualitatif, kuantitatif, atau campuran) yang tepat untuk menjawab pertanyaan penelitian.
Kelayakan (feasibility)
Pertimbangkan waktu, biaya, akses data, dan kemampuan peneliti.
📝 Komponen Wajib dalam Rancangan
| Komponen | Penjelasan | Catatan Praktis |
|---|
| Judul Penelitian | Ringkas, jelas, mencerminkan variabel utama. | Hindari judul terlalu panjang atau ambigu. |
| Latar Belakang | Menjelaskan konteks, urgensi, dan gap penelitian. | Sertakan data pendukung. |
| Rumusan Masalah | Pertanyaan penelitian yang spesifik. | Biasanya 2–4 pertanyaan inti. |
| Tujuan & Manfaat | Tujuan umum & khusus, manfaat teoritis & praktis. | Gunakan format SMART. |
| Kajian Pustaka | Teori, konsep, dan hasil penelitian terdahulu. | Tunjukkan novelty (kebaruan). |
| Kerangka Konseptual | Hubungan antar variabel/konsep. | Bisa berupa diagram. |
| Hipotesis (jika kuantitatif) | Dugaan sementara berdasarkan teori. | Tidak wajib untuk penelitian kualitatif. |
| Metodologi | Desain, populasi/sampel, instrumen, teknik analisis. | Pastikan sesuai dengan masalah. |
| Jadwal Penelitian | Timeline kegiatan. | Gunakan tabel Gantt sederhana. |
| Daftar Pustaka | Mengacu pada standar sitasi (APA, MLA, dll.). | Konsisten dan lengkap. |
⚠️ Hal yang Sering Jadi Kendala
Rumusan masalah terlalu umum → sulit dijawab.
Kajian pustaka minim → penelitian tidak punya pijakan teori.
Metode tidak sesuai → hasil tidak valid.
Judul tidak fokus → rancangan kehilangan arah.
Jadwal tidak realistis → penelitian terhambat.
✅ Rekomendasi Praktis
Mulai dari isu yang benar-benar menarik minat Anda agar motivasi terjaga.
Gunakan literatur terbaru (5–10 tahun terakhir) untuk menunjukkan relevansi.
Diskusikan rancangan dengan dosen pembimbing sejak awal agar arah penelitian tepat.
Pastikan rancangan bisa diuji dan diukur (baik secara kualitatif maupun kuantitatif).
Dokumentasikan setiap sumber sejak awal untuk menghindari plagiarisme.
Singkatnya, rancangan penelitian skripsi/tesis harus jelas, terukur, relevan, dan feasible. Dengan memperhatikan komponen di atas, Anda akan memiliki rancangan yang siap diuji secara akademik sekaligus praktis.